Kembali
Kembali

PTSelaras Inti Gemilang - Jual Elastomeric Bearing Pad dan Rubber Bearing Pad

Mengenal Bridge Bearing: Pengertian, Fungsi dan Jenis

 
Bantalan Jembatan Dalam konstruksi jembatan, terdapat sebuah bagian yang bernama bridge bearing. Juga dikenal dengan sebutan elastomer jembatan atau bantalan jembatan, bagian ini memegang peranan yang penting bagi jembatan secara keseluruhan. Bridge bearing biasanya menggunakan bantalan yang terbuat dari bahan karet mutu tinggi sehingga mampu mengakomodir beban yang berat.

Elastomer jembatan terdiri dari beberapa jenis, yang mana setiap jenis mempunyai karakteristik tersendiri dan digunakan untuk kondisi yang berbeda. Bagi Anda yang ingin mendalami dunia konstruksi jembatan, simak pembahasan berikut ini mengenai pengertian bridge bearing, fungsi, hingga jenis-jenis yang digunakan terutama di Indonesia.

 

Pengertian Bridge Bearing pada Jembatan

Menurut pengertiannya, bridge bearing merupakan bantalan jembatan yang terbuat dari bahan karet sebagai penyalur beban jembatan. Tujuan penggunaan bantalan karet tersebut adalah untuk mengakomodir gaya yang timbul akibat adanya beban. Gerakan itu sendiri dapat diakibatkan oleh pemuaian, beban hidup, gaya yang ditimbulkan oleh kendaraan, atau getaran akibat aktivitas seismik seperti gempa bumi.

Bridge bearing juga dikenal dengan nama elastomer karena sifat elastis karet yang dapat meredam getaran bagi jembatan. Bantalan karet menjadi elemen yang sangat penting dalam bridge bearing, oleh karena itu dibutuhkan bantalan karet yang berkualitas sehingga dapat menahan beban dan menyalurkannya ke bagian lain.

Seiring perkembangan dalam konstruksi jembatan, bridge bearing juga mengalami perubahan. Pada mulanya, bantalan jembatan hanya menggunakan dua lempengan yang ditumpuk. Seiring berjalannya waktu, elastomer mulai dikenal dalam pembangunan jembatan. Selain itu, terdapat pula bridge bearing mekanik yang terdiri dari beberapa jenis seperti pinned bearing dan fixed bearing, pot bearing, dan lainnya.

Fungsi Bantalan Jembatan

Bantalan umumnya dipasang pada bawah girder jembatan, diatas pier head, abutmen, maupun diatas balok corbel. Bantalan jembatan tersebut mempunyai fungsi sebagai media untuk menyalurkan beban dari bangunan bagian atas (super struktur jembatan) menuju bangunan bawah (sub struktur jembatan). Dengan cara tersebut, beban dapat disalurkan dari bagian atas jembatan atau struktur elevated ke bagian bawahnya ketika dilintasi kendaraan.

Mengingat fungsinya yang sangat penting, kualitas bantalan karet menjadi prioritas untuk menjamin keselamatan dan keamanan konstruksi jembatan atau ketika pembangunan maupun ketika digunakan. Bantalan karet yang digunakan harus memenuhi kriteria dan persyaratan sesuai dengan pengujian yang dilakukan di laboratorium.

Untuk menguji bantalan elastomer jembatan, dilakukan dua pengujian antara lain kekakuan tekan dan kekakuan geser. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah suatu bantalan karet benar-benar layak dan memenuhi syarat untuk digunakan dalam sistem sebuah jembatan. Yuk lihat video cara pengetesan Bridge Bearing SIGTECH dibawah ini :



Secara umum, bantalan karet dapat diproduksi sedemikian rupa sehingga dapat disesuaikan dengan fungsinya. Ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan standar bantalan karet, yaitu kombinasi beban yang diterima berbanding dengan ketebalan dan kekakuan karet bantalan yang dibutuhkan.

Pertimbangan yang selanjutnya adalah posisi bantalan jembatan harus sesuai dengan ruang penempatan dan beban yang akan ditanggung oleh jembatan tersebut. Intensitas munculnya gerakan horisontal juga perlu diperhitungkan.

Dalam aplikasinya, bantalan karet akan ditempatkan pada sebuah kerangka kerja yang terbuat dari beton atau baja. Sisi-sisi bantalan tidak boleh dicegah dari perubahan bentuk atau deformasi. kerangka beton atau baja juga harus didesain dengan baik agar beton tidak terlepas dari bantalan jembatan tersebut. Sementara itu, kerangka di sekitar bantalan harus mudah di lepas, lembut, tetapi juga bisa bekerja dengan baik. 

Jenis-Jenis Elastomer Jembatan

Saat ini, bantalan jembatan terdiri dari berbagai macam jenis. Masing-masing jenis bantalan mempunyai fungsi serta kegunaan yang berbeda-beda. Bagi Anda yang ingin mendalami bidang konstruksi jembatan, tidak ada salahnya untuk mengenal jenis-jenis elastomer jembatan berikut ini:

1. Laminated elastomeric bridge bearing
Jenis elastomer jembatan yang satu ini terdiri dari beberapa lapisan karet yang terpisah oleh pelat baja. Bridge bearing ini umumnya berbentuk bantalan yang dapat menampung gerakan akibat rotasi maupun deformasi geser. 
Bantalan jenis ini dapat digunakan sebagai solusi ekonomis untuk sebuah konstruksi di mana jembatan menerima banyak gerakan transversal, longitudinal, dan rotasi kecil. Tidak hanya itu, laminated elastomeric bridge bearing juga mampu menghadirkan isolasi getaran. Dan yang terpenting, bantalan karet ini sangat mudah dipasang.
 Laminated bearing merupakan salah satu jenis bantalan jembatan yang cukup mudah untuk dipasang. Bantalan ini menggunakan karet jenis Neoprene polos yang mempunyai kemampuan untuk memindahkan beban ke substruktur jembatan secara halus dan merata. Bantalan ini juga mampu menerima rotasi dari jembatan. Karenanya, bantalan ini dapat mengatasi gerakan longitudinal dan lateral akibat kondisi thermal.

2. Lead rubber bearing
Bridge bearing jenis ini mempunyai satu silinder atau lebih pada bagian tengah, terdiri dari lapisan maerial karet yang lebih lunak dan tidak kaku layaknya laminated bearing pad, sehingga memiliki kemampuan pergeseran yang besar, dan juga menggunakan material timbal murni 99,9% sebagai material yang mendisipasi energi dari gaya pergerakan struktur atau jembatan. Fungsi dari inti bantalan tersebut adalah untuk meredam terjadinya goncangan dalam skala besar. Ketika terjadi bencana alam seperti banjir, gelombang pasang, atau gempa, bridge bearing yang satu ini juga mencegah kerusakan parah pada jembatan. Bridge bearing ini dapat digunakan untuk jembatan dengan betang yang lebar. Lead Rubber Bearing (LRB) sering juga disebut Base isolation bearing merupakan jenis bantalan yang sesuai untuk struktur bangunan anti gempa atau sering juga disebut dengan seismic building. 

3. Pot bearing
Bantalan jembatan ini merupakan jenis yang paling sesuai untuk jembatan yang tidak mempunyai ruang besar untuk elastomer. Bantalan ini mempunyai kinerja yang bagus untuk jembatan bertipe lengkung atau miring dan membutuhkan kontrol arah yang tinggi. Pot bearing dirancang untuk menerima beban vertikal yang besar dengan penerapan sistem piston. Terdapat berbagai macam pot bearing, gaya sliding dari komponen sliding plate dengan teflon  dan stainless steel sebagai sub komponennya menghasilkan kemampuan pergeseran yang besar. Kini Anda lebih memahami mengenai bridge bearing atau bantalan karet yang digunakan pada konstruksi jembatan. Bantalan yang berfungsi sebagai penahan dan peredam getaran ini ternyata mempunyai beragam jenis dengan karakteristik berbeda dan penggunaan yang berbeda pula.


Logo IDT
Chatbot